Radang Tenggorokan: Tidak Semua Butuh Antibiotik

Dua dari tiga kasus radang tenggorokan disebabkan virus — dan virus tidak mempan dengan antibiotik. Memahami perbedaan ini bisa melindungi Anda dari resistensi antibiotik yang berbahaya.

Faringitis Viral Streptococcus Antibiotik Tepat

Cerita yang Sering Terjadi

Tenggorokan sakit, sulit menelan, badan meriang. Kita langsung berpikir: "Perlu antibiotik." Padahal pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah ini virus atau bakteri?

Jawabannya penting karena keduanya ditangani berbeda. Antibiotik hanya bekerja melawan bakteri — sama sekali tidak efektif untuk infeksi virus. Memberikannya saat tidak diperlukan justru melatih bakteri di tubuh Anda menjadi kebal.

Virus vs Bakteri: Bedanya di Mana?

Gejala bisa mirip, tapi ada petunjuk penting

🟢 Faringitis Viral (70–80%)

  • Hidung meler atau tersumbat
  • Batuk, bersin
  • Suara serak ringan
  • Demam ringan atau tidak ada
  • Sembuh sendiri dalam 5–10 hari
  • Tidak ada bercak putih di amandel

🔴 Faringitis Bakteri (20–30%)

  • Nyeri tenggorokan hebat, mendadak
  • Demam ≥38.5°C
  • Bercak/eksudat putih di amandel
  • Kelenjar leher membesar & nyeri
  • Tidak ada batuk atau pilek
  • Tersering: Streptococcus grup A
ℹ️ Catatan penting

Gejala saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis. Dokter sering menggunakan skor klinis (Centor/McIsaac) dan kadang tes usap tenggorokan cepat (rapid strep test) untuk menentukan apakah antibiotik benar-benar diperlukan.

Skor McIsaac — Cara Dokter Menilai

Sistem penilaian klinis sederhana yang digunakan dokter

KriteriaPoin
Demam > 38°C+1
Tidak ada batuk+1
Kelenjar getah bening leher anterior membesar & nyeri+1
Eksudat (bercak putih) di amandel+1
Usia 3–14 tahun+1
Usia 45 tahun ke atas−1
Skor ≤1 → Kemungkinan viral, antibiotik tidak perlu Skor 2–3 → Pertimbangkan tes usap tenggorokan Skor ≥4 → Kemungkinan bakteri, antibiotik dipertimbangkan

Mengapa Antibiotik Sembarangan Berbahaya?

Bukan hanya tidak efektif — tapi aktif merugikan

Cara Mengatasi Faringitis di Rumah

Yang benar-benar membantu saat tenggorokan sakit

🚨 Segera ke dokter jika:
  • Kesulitan menelan sampai tidak bisa minum
  • Air liur menetes tak terkendali
  • Suara seperti ada yang menyumbat (hot potato voice)
  • Bengkak leher yang terlihat dari luar
  • Demam tinggi > 3 hari tidak turun
  • Mulut tidak bisa terbuka penuh (trismus)

Komplikasi Faringitis Bakteri yang Tidak Ditangani

Mengapa infeksi Streptococcus perlu antibiotik yang tuntas

Berbeda dengan faringitis viral yang aman sembuh sendiri, faringitis akibat bakteri Streptococcus grup A yang tidak diobati dengan tuntas bisa berkembang menjadi:

  • ❤️ Demam rematikReaksi imun berlebihan yang bisa merusak katup jantung secara permanen. Lebih sering terjadi pada anak-anak.
  • 🫘 GlomerulonefritisPeradangan pada ginjal yang bisa muncul pasca infeksi Streptococcus, ditandai bengkak dan urin berdarah.
  • 🔴 Abses peritonsilPenumpukan nanah di sekitar amandel yang sangat menyakitkan dan memerlukan tindakan drainase oleh dokter THT.
✅ Jika antibiotik diresepkan

Selesaikan seluruh kursus antibiotik meskipun sudah merasa membaik di hari ke-3 atau ke-4. Berhenti di tengah jalan meningkatkan risiko resistensi dan komplikasi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bolehkah meminta antibiotik ke apotek tanpa resep?
Tidak disarankan. Di Indonesia, antibiotik termasuk obat keras yang seharusnya hanya diberikan atas resep dokter. Membeli sendiri tanpa diagnosis yang tepat berisiko: salah pilih antibiotik, dosis tidak tepat, dan berkontribusi pada resistensi antibiotik.
Radang tenggorokan bisa menular lewat apa?
Faringitis menular lewat droplet (percikan saat batuk, bersin, bicara) dan kontak dengan tangan atau benda yang terkontaminasi. Cuci tangan rutin dan hindari berbagi alat makan adalah langkah pencegahan paling efektif.
Mengapa tenggorokan sering sakit saat musim hujan?
Perubahan suhu dan kelembapan dapat menurunkan pertahanan mukosa saluran napas, membuat virus lebih mudah berkembang biak. Selain itu, orang cenderung berada di dalam ruangan dan lebih dekat satu sama lain, mempermudah penularan.
Apakah es krim memperlambat sembuh?
Tidak ada bukti ilmiah bahwa es krim memperlambat kesembuhan radang tenggorokan. Bahkan makanan dingin bisa memberikan efek mati rasa sementara yang meringankan nyeri. Yang perlu dihindari adalah makanan yang mengiritasi, seperti yang pedas atau terlalu asam.
Anak sering radang tenggorokan — normal?
Anak yang masih dalam fase membangun sistem imunnya bisa mengalami 4–8 infeksi saluran napas atas per tahun, termasuk faringitis. Namun jika sangat sering, berat, atau disertai komplikasi berulang, konsultasikan ke dokter THT — kadang ada faktor amandel yang perlu dievaluasi.

Punya pertanyaan tentang radang tenggorokan?

Konsultasi langsung dengan dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp.AI(K) di RS Columbia Asia Semarang.

Buat Janji via WhatsApp

Catatan Medis: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter. Keputusan penggunaan antibiotik harus berdasarkan evaluasi klinis oleh tenaga medis yang memeriksa Anda secara langsung. Jangan menentukan sendiri apakah Anda membutuhkan antibiotik atau tidak.

Buat Janji Sekarang